Sudah Ada Keterangan Rambu Rambu Truk Dilarang Masuk Di Kedungsari Tapi Tetep Keluar Masuk

Berutasergap.com | Banyaknya Dumtruk yang sangat memperhatikan diduga bermuatan Melebihi muatan Yang Lalu lalang masuk ke tengah kota Mojokerto, membuat masyarakat dan pengguna jalan merasa tidak nyaman juga dkwatirkan banyak anak kecil yang terkadang orang tua lalai dan turun kejalan sehingga sangat meresahkan dan terganggu, selain tidak memenuhi kapasitas kelas jalanya dilain sisi sebenarnya sudah jelas ada larangan bahwa truk atau kendaraan barang tak boleh lewat jalur tersebut.

Beka Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GEMICAK)yang kesehariannya lewat di Jalan kota Mojokerto mengatakan, pihaknya kerap kali menemukan kendaraan besar lewat. Padahal, jalanan itu tidak boleh dilalui kendaraan truk. Itu,sangat mengganggu.

“Sangat menganggu truk-truk itu lewat sana. Soalnya kan itu masuk jalan kota yang tidak boleh kendaraan kayak truk serta Damtruk masuk,” ungkapnya ke awak media Buser .com (20/06/2024)

Ia juga menjelaskan, ada keterangan rambu – rambu dilarang masuk yang sudah di pasang di pertigaan jalan raya Kedungsari namun banyak truk dan Damtruk dari arah By pass Mojokerto -Jombang tersebut Sebelum Rel kereta api dari arah Utara ada pertigaan belok kanan hingga masuk ke jln .. kelurahan Kedungsari Kecamatan Magersari.kota Mojokerto

“Selama ini truk yang bermuatan lebih itu bebas melenggang. Akibatnya, jalan yang dilaluinya banyak aspal yang sudah rusak mengelupas, berlubang sebab jalan tersebut bukan kapasitasnya,” ungkapnya.

Begitu juga salah satu pengendara Ada mengungkapkan hal yang sama. Katanya, jalan itu dilarang untuk kendaraan besar. Sebab, banyak dampaknya.

“Sebenarnya sudah ada larangan. Perlu ada tindakan yang tegas dari pihak Kepolisian. Biar tidak dilewati terus–terusan,’ ungkapnya.

Arif selaku penjaga gudang truk tersebut menerangkan, kantor nya ada di Probolinggo disini cuma gudang truk saja, dan gudang truk ini sudah berijin,”jawabnya

Sementara itu saat awak media mengkonfirmasi lewat WhatsApp 0812-42xxxxx Kanit Gakkum Polres Mojokerto kota menyampaikan, hari senin kalau gak hari Selasa akan saya tindak lanjuti untuk terkait permasalahan ini,”ucapnya

Warga Kedungsari juga menyampaikan ke awak media, iya mas saya juga mengeluhkan banyak truk lewat sini, yang saya takutkan banyak anak yang ngaji disini, ini saja ditutup gerbang TPQnya,”ungkap salah satu warga.

Beka Lsm Gemicak ( Tim media) akan terus mengawal,mengawasi sebagai fungsi kontrol masyarakat agar penegakan tentang rambu rambu lalulintas dijalankan.(fitrianto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *